PERDAFAK

PERATURAN DASAR FAKULTAS (PERDAFAK)

KELUARGA BESAR MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

PERIODE 2017

 

 

 

 

 UNIVERSITAS  AHMAD  DAHLAN

YOGYAKARTA

2017

 

 

MUKKADDIMAH

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami  menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami  pada  jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang Engkau ridhoi, dan bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalan yang sesat.

(Al-Fatihah, 1-7)

Bahwa, dimana-pun borjuasi mendapatkan kekuasaan, dengan tanpa belas kasihan iaselalu merenggut pertalian antar manusia demi kepentingannya sendiri, demi “pembayarantunai” yang kejam. Ia telah menghanyutkan getaran paling suci dari cita-cita keagamaan dangairah kemanusiaan ke dalam air dingin perhitungan egois. Harga diri suatu bangsa telahdisatukan dengan nilai-tukar dan diganti dengan kebebasan-kebebasan tanpa batas yang disebutdengan perdagangan bebas. Suatu kebebasan yang telah disahkan oleh undang-undang yang seakan tak boleh terbatalkan.

Namun dari pada itu, borjuasi kapitalis tersebut kini sedang jatuh kedalam krisis yangdramatik. Imperialisme dijadikan alat untuk menyelamatkan diri. Yaitu dengan jalan memaksa Negara-negara dunia ketiga; termasuk Indonesia untuk menerapkan kebijakan-kebijakan Neoliberalisme-nya. Polarisasi sosial terus meningkat, elit-elit baru bermunculan, dan disisilain pemiskinan terhadap sebagian besar lapisan menengah masyarakat terjadi luar biasa.Dan, telah nyata juga bahwa neoliberalisme, yang merupakan revisi terbaru kapitalismetersebut juga telah gagal secara berkelanjutan dalam mengatasi krisis akumulasi; yaitu mandegnyasistem kapitalisme dan jatuhnya tingkat keuntungan yang ia peroleh dibandingkan pascaperang dunia kedua.

Dan oleh sebab itu, perjuangan pergerakan mahasiswa Indonesia telah sampailahkepada saat yang tepat untuk mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbangkedaulatan sejati yang sejahtera, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasadan dengan didorong oleh firman-Nya:

Adakanlah dari kamu sekalian, golongan yang mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepadayang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah golongan yang beruntung

(AlQur’an, S. Ali-Imran: 104).

Maka, untuk mewujudkan keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang berdaulat, adil dan makmur, kami Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad DahlanYogyakarta menyatakan dengan ini perjuangannya.

Kemudian dari pada itu, untuk membentuk suatu Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Ahmad Dahlan yang menggenggam cita-cita besar perjuangan untuk bangsa Indonesia yang sejahtera, berkedaulatan, adil dan makmur, maka disusunlah suatu Peraturan Dasar Fakulltas (Perdafak), yang terbentuk dalam suatu susunan Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan, yang pada pelaksanaannya selalu mempertimbangkan : nilai-nilai intelektualitas, kemanusiaan, keadilan dan keberpihakan kepada kaummustadh’afien; yaitu orang-orang yang dijanjikan oleh Alloh kemerdekaannya. Sebagaimana termaktub dalam firman-Nya:

Dan kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin, serta menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi bumi

(Al-Qashash: 5)

Demi meyakini sepenuhnya bahwa firman Allah adalah benar, dan demi menyadaribahwa orang-orang yang tertindas itu adalah rakyat Indonesia pada umumnya, maka orientasi Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan secara riil adalah mengabdikankeilmuannya kepada seluruh rakyat Indonesia; baik secara langsung maupun tidak langsunguntuk mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin rakyat yang sejati. Kesemuanya itu dilakukan, semata-mata untuk menunaikan kewajiban atas perintahperintahAllah dan mengikuti sunnah Rasul-Nya, Nabi Muhammad saw, guna mendapatkankarunia dan ridla-Nya di dunia dan akhirat, serta untuk mencapai cita-cita masyarakat Indonesia yang sejahtera, berdaulat, adil dan makmur yang disertai nikmat dan rahmat Allah yang melimpah. Sehingga terciptalah:

“Suatu negara yang indah, bersih suci dan makmur di bawah perlindungan Tuhan Yang MahaPengampun”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERATURAN DASAR FAKULTAS

KELUARGA BESAR MAHASISWA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

 

BAB I

NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN

Pasal 1

Nama

Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, yang selanjutnya disebut KBM FEB UAD.

Pasal 2

Waktu

KBM FEB UAD didirikan pada tanggal 1 November 1999.

Pasal 3

Tempat dan Kedudukan

KBM FEB UAD berkedudukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

BAB II

ASAS DAN TUJUAN

Pasal 4

Asas

KBM FEB UAD berasaskan Islam.

Pasal 5

Tujuan

Tujuan KBM FEB UAD adalah menjadi fakultas yang unggul dalam bidang ekonomi, bisnis, dan entrepreneurship, berdaya saing global dan berlandaskan pada nilai-nilai ke-Islaman.

BAB III

USAHA

Pasal 6

KBM FEB UAD berusaha:

  1. Membangun budaya koordinasi antar anggota KBM FEB
  2. Membangun budaya kritis dan kreatif sebagai manifestasi atas rasa solidaritas dan kepekaan sosial serta aktualisasi nilai-nilai keilmuan.
  3. Membentuk mahasiswa yang memiliki integritas moral dan intelektual.
  4. Membangun segala usaha yang tidak menyalahi asas, pedoman dan tujuan KBM FEB UAD dengan mengindahkan segala hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik

BAB IV

BENTUK KEDAULATAN DAN SISTEM

Pasal 7

Bentuk

KBM FEB UAD berbentuk kesatuan dan kekeluargaan.

Pasal 8

Kedaulatan

Kedaulatan tertinggi KBM FEB UAD berada ditangan mahasisawa dan dilaksanakan sepenuhnya oleh komponen KBM FEB UAD

Pasal 9

Sistem

KBM FEB UAD berdasarkan sistem demokrasi konstitusional.

BAB V

ORGANISASI

Pasal 10

Keanggotaan

Anggota KBM FEB UAD adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan yang tercatat dan aktif secara akademik.

Pasal 11

Komponen

Komponen KBM FEB UAD terdiri dari:

  1. Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis adalah lembaga legislatif di tingkat fakultas yang selanjutnya disebut DPM FEB.
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis adalah lembaga eksekutif di tingkat fakultas yang selanjutnya disebut BEM FEB.
  3. Himpunan Mahasiswa Program Studi adalah lembaga kemahasiswaan di tingkat program studi yang selanjutnya disebut HMPS Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan.
  4. Komunitas adalah lembaga kemahasiswaan yang bergerak dalam bidang seni, keilmuan maupun olahraga yang berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang mendapatkan legalitas dari fakultas
  5. Mahasiswa Aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Pasal 12

Lambang

Lambang komponen KBM FEB UAD harus beridentitaskan  Universitas Ahmad Dahlan.

Pasal 13

Periode Kepengurusan

Periode kepengurusan komponen KBM FEB UAD adalah 1 (satu) tahun.

 

BAB VI

PEMBUBARAN KOMPONEN

Pasal 14

  1. Pembubaran komponen KBM FEB UAD menjadi wewenang kongres KBM FEB
  2. Setelah komponen KBM FEB UAD dibubarkan, maka segala kewajiban dan aset menjadi tanggung jawab FEB

 

BAB VII

DEWAN PERWAKILAN MAHASISWA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

Pasal 15

Nama

Organisasi ini benama Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang selanjutnya disebut DPM FEB.

 

Pasal 16

Keanggotaan

Keanggotaan DPM FEB

  1. Anggota DPM FEB berjumlah minimal 5 orang maksimal 13 orang
  2. Anggota DPM FEB berasal dari calon legislatif yang mengajukan diri secara independen maupun dari partai mahasiswa yang  terpilih melalui proses pemilwa secara langsung
  3. Anggota DPM FEB bertugas selama 1 (satu) periode dan setelah itu dapat dipilih kembali dalam PEMILWA maksimal 1 (satu) periode selanjutnya selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.
  4. Anggota DPM FEB UAD dapat di berhentikan jika :
  • Meninggal dunia
  • Mengundurkan diri
  • Melanggar peraturan KBM FEB UAD atau AD/ART

Pasal 17

Fungsi, Tugas dan Wewenang

  1. DPM FEB memiliki fungsi:
  • Advokasi, yaitu memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
  • Pengawasan, yaitu melaksanakan pengawasan baik berupa anggaran maupun proker serta pelaksanaan Peraturan Dasar Fakultas KBM UAD, Peraturan KBM FEB UAD, dan kebijakan fakultas.
  • Legislasi/Regulasi, yaitu membentuk Peraturan KBM FEB
  1. DPM FEB memiliki tugas dan wewenang:
  • Membentuk Peraturan KBM FEB
  • Melaksanakan pengawasan terhadap :
  1. Pelaksanaan AD/ART, peraturan KBM FEB UAD, dan Peraturan Fakultas
  2. Kebijakan KBM FEB UAD dan kebijakan Fakultas
  • Mengakomodasi dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
  • Menyelenggarakan kongres KBM FEB
  • Melaksanakan hal-hal yang ditetapkan dalam kongres KBM FEB
  • Mengevaluasi program kerja dan meminta pertanggungjawaban BEM FEB

Pasal 18

Hak dan Kewajiban

  1. DPM FEB dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya mempunyai hak:
  • Interpelasi, yaitu meminta keterangan kepada Gubernur BEM FEB dan komponen organisasi KBM FEB UAD lainnya.
  • Angket, yaitu melakukan penyelidikan dan menggali aspirasi mahasiswa.
  • Petisi, yaitu mengusulkan kegiatan kepada Gubernur BEM FEB dan komponen organisasi KBM FEB UAD lainnya.
  • Menyatakan pendapat.
  • DPM FEB berhak untuk memberikan penilaian kinerja terhadap BEM FEB
    1. Setiap anggota DPM FEB berkewajiban menjalankan fungsinya sebagai lembaga perwakilan mahasiswa serta tunduk kepada aturan yang berlaku.

 

Pasal 19

Struktur DPM FEB

  1. Struktur DPM FEB terdiri dari:
  • Ketua umum
  • Sekretaris
  • Bendahara
  • Ketua dan anggota komisi yang terbagi dalam:
  1. Komisi A (Komisi Advokasi).
  2. Komisi B (Komisi Pengawasan).
  3. Komisi C (Komisi Legislasi/Regulasi).
    1. Pembagian tugas dan wilayah kerja struktur DPM FEB diatur dalam GBHO KBM FEB UAD
    2. Pembentukan struktur pengurus DPM FEB diselenggarakan dalam sidang istimewa KBM FEB
    3. Pelantikan struktur pengurus DPM FEB dilakukan oleh ketua DPM FEB.

 

Pasal 20

Rapat-rapat DPM FEB

Jenis-jenis rapat yang dilaksanakan oleh DPM FEB, yaitu:

  1. Rapat Pleno, yaitu rapat yang dihadiri oleh semua anggota DPM FEB.
  2. Rapat Komisi, yaitu rapat yang dilaksanakan internal komisi tertentu.
  3. Rapat Pimpinan, yaitu rapat yang dihadiri oleh ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua-ketua komisi.
  4. Rapat Koordinasi, yaitu rapat yang dilaksanakan oleh DPM FEB dengan komponen organisasi KBM FEB UAD lainnya.

Pasal 21

Ketentuan lainnya

Ketua DPM FEB UAD tidak diperkenankan merangkap jabatan strategis pada komponen organisasi KBM UAD lainnya yang dapat mempengaruhi optimalisasi kinerjanya.

 

BAB VIII

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

Pasal 22

NAMA

Organisasi ini bernama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang selanjutnya disingkat BEM FEB.

Pasal 23

Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa

  1. Ketua dan wakil ketua BEM FEB disebut Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa
  2. Gubernur dan wakil gubernur dipilih melalui pemilwa secara independen.
  3. Gubernur dan wakil gubernur mahasiswa dilantik dikongres KBM FEB UAD oleh ketua DPM FEB.
  4. Masa jabatan Gubernur dan wakil gubernur 1 periode
  5. Kekuasaan tertinggi Lembaga Eksekutif Fakultas Ekonomi dan Bisnis berada di tangan Gubernur Mahasiswa yang dibantu oleh Wakil Gubernur mahasiswa serta kabinet yang dibentuknya.

 

Pasal 24

Fungsi

BEM FEB memiliki fungsi:

  1. Eksekutif, yaitu sebagai pelaksana pemerintahan mahasiswa di tingkat fakultas.
  2. Koordinatif, yaitu sebagai upaya untuk membangun koordinasi seluruh komponen KBM FEB

Pasal 25

Tugas dan Wewenang

Tugas dan wewenang BEM FEB adalah:

  1. Mematuhi dan mentaati AD/ART KBM FEB UAD, Peratura Fakultas, serta aturan yang berlaku lainnya.
  2. Melaksanakan hasil kongres KBM FEB
  3. Melakukan rekruitmen dan menyusun kabinet BEM FEB.
  4. Menyusun program kerja yang selanjutnya di usulkan kepada DPM FEB UAD
  5. Melaksanakan program kerja yang selanjutnya di laporkan kepada DPM FEB UAD
  6. Menyelenggarakan Pemilihan Umum Mahasiswa tingkat Fakultas.
  7. Melaksanakan tugas-tugas BEM FEB lainnya sesuai kongres dan aturan yang berlaku.
  8. Melaporkan perkembangan komunitas kepada DPM FEB UAD

Pasal 26

Hak dan Kewajiban

  1. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, BEM FEB memiliki hak:
  • Mengusulkan rancangan peraturan serta rancangan kerja kepada DPM FEB.
  • Mengesahkan rancangan peraturan serta rancangan kerja yang telah dibahas dan disetujui oleh DPM FEB.
  • Mengeluarkan Keputusan Gubernur Yang di ketahui oleh DPM
  1. Setiap anggota BEM FEB berkewajiban menjalankan fungsinya sebagai lembaga eksekutif mahasiswa serta tunduk atas aturan yang berlaku.

Pasal 27

Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa tidak diperkenankan merangkap jabatan strategis pada komponen organisasi KBM UAD lainnya yang dapat mempengaruhi optimalisasi kinerjanya.

 

BAB IX

HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI

Pasal 28

Nama

Himpunan Mahasiswa Program Studi adalah lembaga kemahasiswaan di tingkat program studi yang selanjutnya disingkat HMPS.

Pasal 29

Ketua dan wakil ketua

  1. Ketua dan Wakil ketua HMPS dipilih melalui PEMILWA Program Studi
  2. Ketua dan Wakil ketua HMPS terpilih hasil PEMILWA Program Studi berhak membentuk struktur HMPS.
  3. Ketua dan Wakil Ketua HMPS dilantik oleh Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pasal 30

Ketentuan lainnya

Hal-hal yang belum diatur akan dibahas lebih lanjut dalam Peraturan UU HMPS.

BAB X

KOMUNITAS

Pasal 31

Nama

Komunitas Mahasiswa FEB terdiri dari komponen sebagai berikut :

  1. Komunitas Futsal
  2. Komunitas Tari
  3. Komunitas Akustik
  4. Komunitas English Club

 

Pasal 32

Ketua dan Kepengurusan

Ketua dan kepengurusan dipilih berdasarkan musyawarah yang diadakan oleh masing – masing komunitas tersebut dengan pengawasan dan arahan dari BEM FEB UAD.

Pasal 33

Keanggotaan

Anggota komunitas adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang tercatat aktif secara akademis dan diterima oleh komunitas tersebut.

Pasal 34

Hak dan Kewajiban

  1. Dalam menjalankan Komunitas hak-haknya adalah :
  • Setiap komunitas berhak memilih Pembinanya sendiri.
  • Komunitas berhak mendapatkan inventaris demi keberlangsungan komunitas dengan pesetujuan Gubernur BEM FEB UAD.
  • Mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengajukan aspirasi kepada KBM FEB UAD dan diperjuangkan aspirasinya
  • Komunitas berhak menggunakan fasilitas Sekretariat BEM FEB sesuai persetujuan Gubernur BEM FEB
  • Mendapatkan informasi secara terbuka dan transparan dari KBM FEB UAD
  • Memperoleh perlindungan dan dukungan penuh dari KBM FEB UAD dalam setiap kegiatan komunitas jika tidak melanggar etika dan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.
    1. Dalam menjalankan Komunitas kewajibannya adalah :
  • Melaporkan perkembangan komunitas kepada Gubernur BEM FEB
  • Melaporkan pertanggungjawaban perkembangan komunitas pada KONGRES KBM FEB UAD bersamaan dengan laporan pertanggungjawaban Gubernur BEM FEB
  • Menjaga nama baik UAD
  • Membuat dan menjalankan kegiatan yang dapat memajukan atau mengembangkan komunitas
  • Mendukung kebijakan dan program – program KBM FEB selama tidak bertentangan dengan sumber hukum yang berlaku.
  • Mendukung dan menaati peraturan Perdafak FEB dan AD/ART KBM FEB UAD

 

Pasal 35

Status

Komunitas FEB adalah komunitas yang berada dalam naungan BEM FEB UAD

 

Pasal 36

Pembubaran

Pembubaran komponen  Komunitas Fakultas Ekonomi dan Bisnis dilakukan jika :

  1. Apabila komunitas mendapatkan surat peringatan ke-3 dari BEM FEB dengan persetujuan DPM FEB.
  2. Jika vakum selama 1 periode.

 

Pasal 37

Sanksi

Sanksi diberikan kepada komunitas apabila :

  1. Komunitas tidak mentaati/mengindahkan peraturan yang berlaku.
  2. Melanggar norma dan etika yang ada.

BAB XI

PEMILIHAN UMUM MAHASISWA

Pasal 38

  1. Pemilihan Umum Mahasiswa yang selanjutnya disingkat PEMILWA FEB adalah suatu cara penentuan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ketua dan wakil ketua masing – masing HMPS serta anggota DPM FEB.
  2. Hal-hal lain yang berkaitan dengan PEMILWA FEB akan diatur lebih lanjut dalam Prosedural Tetap PEMILWA FEB.

 

BAB XII

PERATURAN KHUSUS DAN PEDOMAN KERJA

Pasal 39

Setiap komponen KBM FEB UAD dapat membuat peraturan khusus dan pedoman kerja selama tidak bertentangan dengan  AD/ART, Peraturan KBM FEB UAD, Peraturan Fakultas,  serta peraturan lainnya yang berlaku.

BAB XIII

SANKSI

Pasal 40

Apabila komponen KBM FEB UAD terbukti melanggar AD/ART, Peraturan KBM FEB UAD, maka dapat dikenakan sanksi berupa : Surat teguran 1, 2, dan skorsing, yang di sepakati oleh KBM FEB UAD dengan menimbang besar kecilnya pelanggaran.

BAB XIV

PERUBAHAN DASAR FAKULTAS      

Pasal 41

KBM FEB UAD ini dapat diubah melalui Kongres KBM FEB UAD atau Kongres Luar Biasa KBM FEB UAD dan perubahan tersebut sah jika disetujui oleh sekurang-kurangnya ½ n + 1 dari peserta penuh.

BAB XV

PENUTUP

Pasal 42

  1. Segala peraturan yang bertentangan dengan peraturan yang ada dalam KBM FEB UAD ini dinyatakan tidak berlaku.
  2. Hal-hal yang belum diatur dalam Perdafak KBM FEB UAD ini akan diatur lebih lanjut.

Pasal 43

Perdafak KBM FEB UAD ini menjadi pengganti Perdafak KBM FEB UAD sebelumnya dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.